Kalau Aku Kangen Di Surgamu
Aku ingin ngobrol
Apa saja yang hilang subuh tadi
Hujan gemercik mengadu riang
Aku berdiri tegang dalam riangnya
Selamat datang yang asing
Telah berlalu yang mengamuk dalam jumat siang
Seuntai kata mantra dalam hening tangis
Aku pernah dijungkirkan ketika engkau naik ke surga penuh mentari
Apa begitu nikmat air mata diminum sendiri
Sementara orang-orang riang dalam tawanya
Hening menuju doa
Kilatan petir membawamu
Itukah jalannya
Kereta melaju perlahan
Aku bisu
Tak ada yang hilang dalam perpisahan,katamu
Hanya kangen nanti seumur-umur harus ditelan saja
Gusti,,,
Rahasia siang bergetar di nadiku
Selalu resah tak jauh ubahnya rintik berlarian
Sementara aku memastikan diri di ujung kegaduhan
Yang mati tertinggal kangen dihati
Lalu siap dibunuh dalam getirnya
Waktu melingkar
Yang datang dan singgah
Lalu pergi
Luntang lantung memekik diri
Ya gusti,,,
Bagaimana..


