Karena Kita Makhluk Aneh Yang Mesra
hujannya kemana?
katanya mau kasih bingkisan mentari setelahnya
bukan hangatnya mendera dihati lalu jadi sepucuk kangen sendu
bagaimana aku menyembunyikan mentari dikamarku?
sementara diluar rumah mendung tak terkira seramnya
semalam kita bertengkar dahsyat lewat telpon
inginnya kita saling mencaci didepan muka
hanya saja jarak yang kangen menjadi lunak kembali di diri kita karenanya
sayang,,,,
ayo menari saja
dari pada ingkar janji dan menangis sesudahnya
aku tahu diri tentang wanita bangsatmu itu
ia cemburu bukan atas pelukan mesraku yang mendarat di dadamu?
yah engkau tak ubahnya hujan badai lalu adil membawa mentari setelah itu
kita luar biasa tarik menarik meski nyinyir hati ngilu sesakit ucapan kita
namun kita tetap saling memeluk walau tak berucap maaf
sayang,,,,
warna mendung dimatamu ialah aku yang buat
ketika mentari ungu sembab dimataku karena ulahmu
kita makhluk aneh
saling melukai namun membenahinya dengan secangkir teh
yang hangat membangkitkan gairah cinta kita
engkau yang tegap lalu siap menangkapku dari lompatan
walau sesering sekali kita sama sama melompat nyeri
namun kita sama sama berbenah hati demi sesuatu yang dinamakan cinta
yah,,,,kita makhluk aneh yang mesra
Tidak ada komentar:
Posting Komentar