Selasa, 08 November 2011

Aku hanya kangen sombongku


Bingar di otak perlahan mendenyuh ke nadiku
Pacuanku cepat berdetak
Seperti melompat girang mendapati diri
mabuk dan terlena 


Kenapa banyak orang sombong berlalu lalang?
mencari sesungging senyum diluas bibir
Atau tepuk tangan tak penting
Bagaimana geraknya merusak pandangan mata


Aku hanya mau menyapa kangen dari jauh
Sebagaimana kangen yang dimiliki orang sombong


Lama yang mengeras didalam dada menjadi semburat benci
Setelah mengelupas hari yang terlampau menjadi kenangan
Kangenkah masa-masa kemarau saat doa-doa hujan terlantukan fasih?
Sedangkan sebaliknya begitu melulu


Yang lalu mengunyah mimpi menjadi selaksa ya sudahlah
Apa aku ingkar pada keteguhan hati yang engkau sebut berlalu derita
Sementara riang gembira selalu menggoda di egoku


Hal lain yang ku tebak menjadi terkaan kesalahan dalam hidup
Apalah guna menjadi aku yang sombong seperti engkau
Menutupi kasih demi kesombongan jatuh yang tak mau bangkit setelahnya


Aku ingin terus berdoa hingga kantuk membujukku.

11 komentar:

  1. apakah aku tak lebih baik dari kalian
    hanya karena fisikku tak sebaik milik kalian
    lalu kemana makhluk sepertiku kan pergi

    semua selalu tak adil
    pada orang sepertiku
    tak berhak kah ku menjadi
    sesuatu yang lebih

    BalasHapus
  2. kumaha kabar na neu??sehat??

    BalasHapus
  3. alhamdullilah bae2.....postingan nya keren eung neu heheheh

    BalasHapus
  4. heheh
    masih dikota asal...heheh masih di jogja neu???

    BalasHapus